Skip to main content

Kata mereka



Kata mereka, aku hanyalah seorang bocah ingusan yang tak memiliki masa depan.


Bagi mereka aku hanyalah salah satu dari banyak sampah jalanan yang mereka lintasi dijalan.

Kata mereka, ambisi mereka begitu indah dengan harta yang merek miliki,

Bagi mereka ambisiku tidak lebih dari angan-angan yang tidak mungkin tercapai.

Kata mereka, kehidupan begitu berpihak dengan adanya kendaraan mewah berodakan empat dan perhiasan yang begitu menyilaukan mataku.

Bagi mereka aku tidak lebih dari anak jalanan bodoh yang tidak memiliki harapan ntuk hidup ditengah kemiskinanku.

Kata mereka, negeri ini tak akan bersimfoni tanpa adanya tertawaan mereka meledak kaum gembel seperti aku.

Bagi mereka aku hanyalah robot yang dijadikan sumber kebahagain mereka.

Kata mereka, mereka terlahir ntuk menguasai dunia dengan kesombongan dan keangkuhan mereka. 

Dan hinaan yang sama aku hanyalah setitik debu yang menghalangi penglihatannya.

Dan sekali lagi mereka menyakitiku dengan hinaan mereka.

Tak apa dengan kemiskinan yang memenuhi sekitar dan kehidupanku.

Tidak apa dengan pakain kumuhku yang menjijikkan bagi kalangan mereka.

Tidak apa bagi mereka aku tak punya secercah harapan untuk mengubah nasibku.

Tak apa mereka menghinaku sebagaimana kesenangan mereka.

Tak apa asalkan aku tidak menyakiti sesamaku.

Jika aku kelak menjadi orang besar, aku akan membuat mereka terpukul keras atas hinaannya.

Jika kelak aku mengalahkan mobil mewah mereka aku akan mengatakan pada mereka berhenti memberi luka pada kalangan bawah.

Karna segores luka yang kau beri, akan menjadi satu tekad yang akan membuatmu tertunduk malu atas hinanmu.


Karna kelak kau akan sadar Tuhanmu lebih besar dari ambisi dan kesombonganmu.

Comments