Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2020

Si yang Mengaku di Khianati

Kamu berhasil DIK Memporak-porandakan kastil seseorang Lalu kamu bangga,  kamu merasa menang. TIDAK DIK Kamu hanya akan mendapatkan kutukan sepanjang harimu Setiap orang-orang menggerutu Orang dengan luwesnya menyumpahimu Kamu merusak banyak ruangan Bahkan hampir semuanya Ingat pondasinya masih utuh,  meski telah sedikit rapuh Hanya butuh diberi setitik cinta Meski kamu beranggapan itu nila

Katanya DIA Benar

Dik,  katanya orang yang " benar " tidak perlu menjelaskan kesana kemari Orang-orang tahu~ dan mereka memiliki sudut pandang yang berbeda Kita ,  tidak bisa mendikte apalagi ingin menggerakkan bahkan membuat mereka mengikuti keinginan kita.   Kita ini orang-orang yang merdeka   Dari mereka yang ingin membuat kita terjajah Jangan beri peluang mereka untuk mencerca Mari membuat mereka bungkam Tidak perlu membuat pembelaan Dengan ribuan kepalsuan Jika kita benar,  semua fakta akan muncul kepermukaan

Saya Manusia BIASA

Saya berpikir tersesat adalah saat saya sedang tidak tahu jalan.  Tapi salah,  saya tersesat saat tidak ada lgi yang memberitahu mana jalan yang benar. Saya mengira saat menyebalkan adalah ketika semua orang mengurus segalanya.  Ternyata salah,  yang menyebalkan adalah ketika tidak ada satupun yang memedulikan apapun tentang kita.   Saya tahu,  setiap orang punya jalannya masing-masing.  Tapi terkadang dik,  kita bisa saja keluar dari jalur yang seharusnya.   Toh, kita hanya manusia biasa.  Itulah ada yang mengatakan saling mengingatkan untuk kebaikan.   Sipakainga' ki ndik.