Skip to main content

Unknown kesekian

Aku sibuk menggelitik smartphone ku berharap kecewaku reda.
Tapi sayank, sabarku tidak kau hargai.
Tiba2 terdiam tidak selalu berarti amarah.
Diam, berpikir sjnak.
Kalimat apa yg patut ku ucapkan agar amarahmu mereda.
Namun, otakmu ku rasa penuh dengan prasangka buruk tentangku

Comments