Kamu adalah amarah yang tersusun rapi, elok
kurangkai hingga tercipta rasa yang kusebut kasih dalam amarah. Tidak. Kamu
adalah rasa kesal yang diam2 melemah lalu bermetamorfosa menjadi kasih. Tidak
juga, juga tidak. Aku rasa ini hanya sebatas amarah yang perlahan mulai lelah
lalu melunak. 31.03.17 @Perpustakaan Wilayah Makassar
Comments
Post a Comment